<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>kuTipan tuts keyboard saia</title>
	<atom:link href="http://shasays.blog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://shasays.blog.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 14:53:37 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>kritisisasi diri sendiri</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/27/kritisisasi-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/27/kritisisasi-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 14:53:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[kenapa saia lebih sering memakai contoh diri saia sendiri sewaktu menulis disini ? karena menurut saia, segala sesuatu harus dimulai dari diri ini . Mengkritisi diri sendiri adalah hal pertama yang harus dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan yang lain . sebelum bicara, lihat kapasitas kita untuk realisasi hal yang akan kita bicarakan . bisakah kita melakukannya ? kalo bisa, ya bicaralah . karena menurut saia seseorang dinilai dari caranya memegang apa yang ia omongkan<br />
Kritisisasi diri ini juga penting untuk dilakukan karena hakekat seorang mahasiswa adalah melakukan perubahan . kalau sedari awal kita sebagai generasi pengganti tidak mengawali untuk berubah, bagaimana jadinya<br />
Beberapa waktu yang lalu saia melihat sebuah video tentang bagaimana kebobrokan yang terjadi di indonesia. kemudian Mas Wasis, seorang aktivis dari MIPA UNS, bertanya pada saia, "Kamu cinta gg ma Indonesia?" . Saia jawab cinta . trus dia bilang, "biarpun kamu tadi uda melihat bagaimana keadaan Indonesia yang sebenarnya?" . Saat itu, seisi kelas saia langsung berasa sanksi . Haruskah kita tetap bangga jadi seorang Indonesia ? Tapi saia setuju ma Mas Wasis yang kemudian bilang bahwa bagaimanapun kita tetap harus bangga pada bangsa<br />
Kebanggaan pada bangsa yang bobrok ini bagi saia hukumnya wajib ain . semua harus melakukan . karena tanpa rasa bangga dan cinta pada negara, bagaimana kita mau berniat mengubah bangsa ? keinginan untuk menjadikan sesuatu lebih baik berasal dari kecintaan terhadap sesuatu tersebut . jadi cintailah bangsa kita kawan . karena ini saatnya kita membuat perubahan
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>kenapa saia lebih sering memakai contoh diri saia sendiri sewaktu menulis disini ? karena menurut saia, segala sesuatu harus dimulai dari diri ini . Mengkritisi diri sendiri adalah hal pertama yang harus dilakukan oleh seseorang sebelum melakukan yang lain . sebelum bicara, lihat kapasitas kita untuk realisasi hal yang akan kita bicarakan . bisakah kita melakukannya ? kalo bisa, ya bicaralah . karena menurut saia seseorang dinilai dari caranya memegang apa yang ia omongkan<br />
Kritisisasi diri ini juga penting untuk dilakukan karena hakekat seorang mahasiswa adalah melakukan perubahan . kalau sedari awal kita sebagai generasi pengganti tidak mengawali untuk berubah, bagaimana jadinya<br />
Beberapa waktu yang lalu saia melihat sebuah video tentang bagaimana kebobrokan yang terjadi di indonesia. kemudian Mas Wasis, seorang aktivis dari MIPA UNS, bertanya pada saia, &#8220;Kamu cinta gg ma Indonesia?&#8221; . Saia jawab cinta . trus dia bilang, &#8220;biarpun kamu tadi uda melihat bagaimana keadaan Indonesia yang sebenarnya?&#8221; . Saat itu, seisi kelas saia langsung berasa sanksi . Haruskah kita tetap bangga jadi seorang Indonesia ? Tapi saia setuju ma Mas Wasis yang kemudian bilang bahwa bagaimanapun kita tetap harus bangga pada bangsa<br />
Kebanggaan pada bangsa yang bobrok ini bagi saia hukumnya wajib ain . semua harus melakukan . karena tanpa rasa bangga dan cinta pada negara, bagaimana kita mau berniat mengubah bangsa ? keinginan untuk menjadikan sesuatu lebih baik berasal dari kecintaan terhadap sesuatu tersebut . jadi cintailah bangsa kita kawan . karena ini saatnya kita membuat perubahan
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/27/kritisisasi-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ini suara siapa</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/26/ini-suara-siapa/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/26/ini-suara-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 00:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Suara-suara yang kesepian<br />
Berteriak menuntut<br />
Menuntut kita tuk melihat, tuk merasa<br />
<br />
Suara-suara lirih yang pilu<br />
Merintih meminta<br />
Meminta tuk menengok, tuk peduli<br />
<br />
Bagai mengharap lingkaran yang berujung
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Suara-suara yang kesepian<br />
Berteriak menuntut<br />
Menuntut kita tuk melihat, tuk merasa</p>
<p>Suara-suara lirih yang pilu<br />
Merintih meminta<br />
Meminta tuk menengok, tuk peduli</p>
<p>Bagai mengharap lingkaran yang berujung
</p></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/26/ini-suara-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>sadar donk</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/25/sadar-donk/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/25/sadar-donk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 05:58:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[saia baru sadar bahwa saia tuh t'nyata mengeluh lebih sering daripada yang saia duga . ini jam 4.56 pagi, waktu'a salat subuh . saia buka album foto di kompi saia, lalu saia tiba" tersadar sesuatu, saia tuh beruntung banget ya jadi manusia . saia liad foto" waktu baksos ma anak" dari seroja kemaren . saia inget ma winta yang malu" tapi langsung mw waktu saia ajak foto . saia inget ma anak" nakal yang ngerjain saia sepanjang acara . saia inget gimana mereka seneng banget dengerin dongong waktu itu *saia juga excited se kaya anak kecil* . saia inget kalo mereka itu keadaan'a jauh dari kita yang bisa ngadain buber bareng mereka . tapi mereka masii bisa ngejek" saia, masii bisa narsis, masii bisa perform lagu yang bikin saia mati kutu sepanjang acara . saia jadi malu sendiri . kenapa coba manusia mengeluh ? apa untuk menarik perhatian Tuhan ? padahal seharusnya kita tau bahwa Tuhan selalu ada melihat kita . apa kita gg sadar mengeluh hanya membuang waktu hidup kita paling gg 5 detik untuk merasa jadi orang paling kasian di dunia . pantaskah ? saia sering mikir waktu lagi kena musibah, yang ngalami selain aku siapa yaw ? kadang cara ini ampuh juga untuk ngingetin saia untuk paling gg stop nyerocos gg jelas nyalahin hidup . setelah lulus sma, saia baru sadar bahwa betapa banyak hal" kecil yang bisa disyukuri bahkan kalo awalnya pedih banget dijalani . dan betapa susahnya untuk meyakinkan seseorang bahwa semua hal ada hikmah dan sesuatu positif yang bisa diambil . emang gg semua orang positive thinking, tapi kadang saia sebel sendiri kalo ada orang yang merasa jadi orang paling sial di jagad raya tanpa mensyukuri apa yang dia punya saat ini .<br />
Jadilah orang" yang bersyukur terlebih dahulu sebelum memproteskan apa yang belum kita miliki
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>saia baru sadar bahwa saia tuh t&#8217;nyata mengeluh lebih sering daripada yang saia duga . ini jam 4.56 pagi, waktu&#8217;a salat subuh . saia buka album foto di kompi saia, lalu saia tiba&#8221; tersadar sesuatu, saia tuh beruntung banget ya jadi manusia . saia liad foto&#8221; waktu baksos ma anak&#8221; dari seroja kemaren . saia inget ma winta yang malu&#8221; tapi langsung mw waktu saia ajak foto . saia inget ma anak&#8221; nakal yang ngerjain saia sepanjang acara . saia inget gimana mereka seneng banget dengerin dongong waktu itu *saia juga excited se kaya anak kecil* . saia inget kalo mereka itu keadaan&#8217;a jauh dari kita yang bisa ngadain buber bareng mereka . tapi mereka masii bisa ngejek&#8221; saia, masii bisa narsis, masii bisa perform lagu yang bikin saia mati kutu sepanjang acara . saia jadi malu sendiri . kenapa coba manusia mengeluh ? apa untuk menarik perhatian Tuhan ? padahal seharusnya kita tau bahwa Tuhan selalu ada melihat kita . apa kita gg sadar mengeluh hanya membuang waktu hidup kita paling gg 5 detik untuk merasa jadi orang paling kasian di dunia . pantaskah ? saia sering mikir waktu lagi kena musibah, yang ngalami selain aku siapa yaw ? kadang cara ini ampuh juga untuk ngingetin saia untuk paling gg stop nyerocos gg jelas nyalahin hidup . setelah lulus sma, saia baru sadar bahwa betapa banyak hal&#8221; kecil yang bisa disyukuri bahkan kalo awalnya pedih banget dijalani . dan betapa susahnya untuk meyakinkan seseorang bahwa semua hal ada hikmah dan sesuatu positif yang bisa diambil . emang gg semua orang positive thinking, tapi kadang saia sebel sendiri kalo ada orang yang merasa jadi orang paling sial di jagad raya tanpa mensyukuri apa yang dia punya saat ini .<br />
Jadilah orang&#8221; yang bersyukur terlebih dahulu sebelum memproteskan apa yang belum kita miliki
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/25/sadar-donk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ternyata suLid yawh</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/25/ternyata-sulid-yawh/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/25/ternyata-sulid-yawh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 22:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<span style="font-size: 17px;">Hmm, ini sudut pandang seorang bodoh di keLas. Tapi jangan salah, yang saia maksud bukan beLajar di perkuLiahan. Jelas aja saia belom bisa bilang sulit, orang dosen masuk juga lom lama. Yang saia maksud di sini adalah belajar dalam masyarakat.</span>
<div style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"><a style="font-family: Tahoma;" href="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535473.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535473.jpg" align="right" /></a><span style="font-family: Arial;">Tadi, saia dapat giliran duduk di "kursi panas". Apa se kursi panas itu? Itu sebutan untuk kursi" yang diletakkan di depan kelas oleh dosen agama saia, yang ternyata masii keluarga dengan saia ( maaf sempat sebel ya Pak [^^]v ). Kursi itu untuk mahasiswa yang hari itu dengan "beruntung"nya mendapat giliran untuk duduk di kursi itu dan dijadikan bahan pelajaran. Dia harus menjawab pertanyaan, menanggapi pendapat, dll, dst yang berhubungan dengan tugas kemaren juga quiz hari itu (tiap minggu ada quiz tiap agama !). Buat saia, yang notabene jarang ngomong di depan umum secara resmi, ini adalah hal yang menakutkan. Tapi kenapa tadi siang saia malah kebagian duduk di sana, sama 2 orang lain yang melimpahkan semua tugas untuk menjawab pada saia, yang akhirnya saia lakukan semampu saia, dengan bahas yang belepotan pula. Saia takut tau ! Pada disuruh jawab malah bilang, "Kamu aja nis yang jawab." dengan tampang tak berdosa. Yah, jadilah saia malu" tapi mau juga akhirnya menjawab. Tapi setelah ditilik lagi, ternyata saia gg bodoh" amat. Buktinya dengan keterbatasan pengetahuan dan pengalaman, saia masih bisa menjawab semuanya biar pun mungkin ada yang kurang tepat. Disinilah saia semakin memahami kekurangan saia dalam berkomunikasi secara resmi dalam sebuah forum. Disini pula saia jadi bertanya akan kinerja saia nantinyadalam sebuah kepanitiaan. Bisakah saia ? Biasanya saia hanya menjadi sekretaris. Sebuah pekerjaan yang selama ini saia lakukan hanya mengandalkan kopian" proposal yang sebenarnya tinggal di kopi paste. Sekarang tiba" saia harus menjadi seorang pencari sponsor yanng kerjanya malah "ngomong" dengan si pemilik perusahaan. "Mati aku!", begitu pikir saia begitu diserahi tanggung jawab ini. Tapi tetap saia terima karena saia gg mau jadi katak dalam tempurung. Saia ingin membuka dunia luar. Pengorbanan yang sudah saia lakukan untuk sampai disini memaksa saia untuk terus maju dan berproses. Belajar membuat apa yang selama ini gg bisa saia lakukan menjadi mungkin. Supaya saia dapat mengalahkan ketakutan saia yang sebenarnya gg penting untuk dipelihara ini. Saia tau banyak yang gg ngeh kenapa saia yang dulu gg suka b'tanggung jawab dalam suatu organisasi malah sekarang mengejar-ngejar pengalaman di bidang ini. Karena banyak yang gg tau juga bahwa saia yang notabene cerewet, bisa ngobrol sama orang yang baru kenal, sebenarnya masih gemetar kalo disuruh bicara di depan umum. Banyak yang gg percaya, tapi inilah kenyataannya. Presentasi di depan teman sendiri saja saia masih canggung, apalagi orang yang gg saia kenal. Bisa jadi apa saia nanti kalo gg bisa ngomong dan mengeluarkan pendapat. Saia ingin jadi seseorang yang lebih dalam suatu hal. Dalam pelajaran saia memahami kekurangan saia. Dalam olahraga saia memahami batas saia. Dan dalam berinteraksi dengan orang lain inilah saia ingin memperbaiki apa yang menjadi nilai minus saia. Untuk menjadi orang hebat bukan hanya pintar, tapi juga harus cerdas. Saia tahu saia gg cerdas, tapi siapa tau saia masih bisa mengasah bakat dan kreativitas dengan mengikuti sesuatu yang bermutu. Harapan saia untuk menjadi seseorang yang lebih itulah yang perlu diketahui oleh dunia</span></div>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="font-size: 17px;">Hmm, ini sudut pandang seorang bodoh di keLas. Tapi jangan salah, yang saia maksud bukan beLajar di perkuLiahan. Jelas aja saia belom bisa bilang sulit, orang dosen masuk juga lom lama. Yang saia maksud di sini adalah belajar dalam masyarakat.</span></p>
<div style="text-align: justify; font-family: Tahoma;"><a style="font-family: Tahoma;" href="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535473.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535473.jpg" align="right" /></a><span style="font-family: Arial;">Tadi, saia dapat giliran duduk di &#8220;kursi panas&#8221;. Apa se kursi panas itu? Itu sebutan untuk kursi&#8221; yang diletakkan di depan kelas oleh dosen agama saia, yang ternyata masii keluarga dengan saia ( maaf sempat sebel ya Pak [^^]v ). Kursi itu untuk mahasiswa yang hari itu dengan &#8220;beruntung&#8221;nya mendapat giliran untuk duduk di kursi itu dan dijadikan bahan pelajaran. Dia harus menjawab pertanyaan, menanggapi pendapat, dll, dst yang berhubungan dengan tugas kemaren juga quiz hari itu (tiap minggu ada quiz tiap agama !). Buat saia, yang notabene jarang ngomong di depan umum secara resmi, ini adalah hal yang menakutkan. Tapi kenapa tadi siang saia malah kebagian duduk di sana, sama 2 orang lain yang melimpahkan semua tugas untuk menjawab pada saia, yang akhirnya saia lakukan semampu saia, dengan bahas yang belepotan pula. Saia takut tau ! Pada disuruh jawab malah bilang, &#8220;Kamu aja nis yang jawab.&#8221; dengan tampang tak berdosa. Yah, jadilah saia malu&#8221; tapi mau juga akhirnya menjawab. Tapi setelah ditilik lagi, ternyata saia gg bodoh&#8221; amat. Buktinya dengan keterbatasan pengetahuan dan pengalaman, saia masih bisa menjawab semuanya biar pun mungkin ada yang kurang tepat. Disinilah saia semakin memahami kekurangan saia dalam berkomunikasi secara resmi dalam sebuah forum. Disini pula saia jadi bertanya akan kinerja saia nantinyadalam sebuah kepanitiaan. Bisakah saia ? Biasanya saia hanya menjadi sekretaris. Sebuah pekerjaan yang selama ini saia lakukan hanya mengandalkan kopian&#8221; proposal yang sebenarnya tinggal di kopi paste. Sekarang tiba&#8221; saia harus menjadi seorang pencari sponsor yanng kerjanya malah &#8220;ngomong&#8221; dengan si pemilik perusahaan. &#8220;Mati aku!&#8221;, begitu pikir saia begitu diserahi tanggung jawab ini. Tapi tetap saia terima karena saia gg mau jadi katak dalam tempurung. Saia ingin membuka dunia luar. Pengorbanan yang sudah saia lakukan untuk sampai disini memaksa saia untuk terus maju dan berproses. Belajar membuat apa yang selama ini gg bisa saia lakukan menjadi mungkin. Supaya saia dapat mengalahkan ketakutan saia yang sebenarnya gg penting untuk dipelihara ini. Saia tau banyak yang gg ngeh kenapa saia yang dulu gg suka b&#8217;tanggung jawab dalam suatu organisasi malah sekarang mengejar-ngejar pengalaman di bidang ini. Karena banyak yang gg tau juga bahwa saia yang notabene cerewet, bisa ngobrol sama orang yang baru kenal, sebenarnya masih gemetar kalo disuruh bicara di depan umum. Banyak yang gg percaya, tapi inilah kenyataannya. Presentasi di depan teman sendiri saja saia masih canggung, apalagi orang yang gg saia kenal. Bisa jadi apa saia nanti kalo gg bisa ngomong dan mengeluarkan pendapat. Saia ingin jadi seseorang yang lebih dalam suatu hal. Dalam pelajaran saia memahami kekurangan saia. Dalam olahraga saia memahami batas saia. Dan dalam berinteraksi dengan orang lain inilah saia ingin memperbaiki apa yang menjadi nilai minus saia. Untuk menjadi orang hebat bukan hanya pintar, tapi juga harus cerdas. Saia tahu saia gg cerdas, tapi siapa tau saia masih bisa mengasah bakat dan kreativitas dengan mengikuti sesuatu yang bermutu. Harapan saia untuk menjadi seseorang yang lebih itulah yang perlu diketahui oleh dunia</span></div>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/25/ternyata-sulid-yawh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>bagaimana jadi&#8217;a ? ?</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/25/bagaimana-jadia/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/25/bagaimana-jadia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 21:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535459.jpg"><img style="width: 90px; height: 129px;" src="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535459.90.129.c.tn.jpg" align="right" /></a>Akhir'a saia merasakan sesuatu yang dulu saia kira gg bakalan saia rasain . saia jadi ketupat, alias ketua panitia, alias leader sebuah acara di uns ! Ashtagfirullah. . . Waktu ditawarin, yang saia pikirin adalah ucapan mas Zuhud . kapan lagi bisa dapet kesempatan kaya gini coba ? ! Karena itu, biarpun butuh waktu untuk berpikir, saia mau jgag . masalah'a adalah, saia takut ngecewain mas Zuhud yang uda bilang uda percaya ma saia . tapi gg pa" . kaya kata mas ivan, mari kita b'proses bersama . menuju individu yang tidak individualistis . hehehe . b'usaha sebaik"a adalah senjata saia saat ini . kalo kata mas sigma, semangat saia tuh uda bagus banget sebagai awalan . saia jgag yakin kalo dengan semangad itu paling gg saia uda niat dulu . pahala niad itu besar loh. . . hahahahaha, gg ada hubungan'a yah<br />
begitu banyak nama yang hari ini saia tuliskan disini . semua uda bantuin saia . mulai dari mas zuhud yang ngasii saia kepercayaan, saia terharu banget tadi ma ucapan'a, mba dyas ma mba tya yang nyupport saia untuk terima job ini, mas sigma yang nyemangatin saia, mas ivan yang nyadarin saia bahwa semua manusia itu berproses, avi yang mau dampingi saia nanti'a . semua baik banget. . . . b'untung'a saia punya kalian hari ini karena hari esok gg pernah pasti . mari kita jalani hari ini seakan besok kita mati dan kita tunggu hari esok supaya bisa menapakkan kaki kita untuk masa depan . semangad ! ! !
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535459.jpg"><img style="width: 90px; height: 129px;" src="http://amadeo.blog.com/repository/1608579/3535459.90.129.c.tn.jpg" align="right" /></a>Akhir&#8217;a saia merasakan sesuatu yang dulu saia kira gg bakalan saia rasain . saia jadi ketupat, alias ketua panitia, alias leader sebuah acara di uns ! Ashtagfirullah. . . Waktu ditawarin, yang saia pikirin adalah ucapan mas Zuhud . kapan lagi bisa dapet kesempatan kaya gini coba ? ! Karena itu, biarpun butuh waktu untuk berpikir, saia mau jgag . masalah&#8217;a adalah, saia takut ngecewain mas Zuhud yang uda bilang uda percaya ma saia . tapi gg pa&#8221; . kaya kata mas ivan, mari kita b&#8217;proses bersama . menuju individu yang tidak individualistis . hehehe . b&#8217;usaha sebaik&#8221;a adalah senjata saia saat ini . kalo kata mas sigma, semangat saia tuh uda bagus banget sebagai awalan . saia jgag yakin kalo dengan semangad itu paling gg saia uda niat dulu . pahala niad itu besar loh. . . hahahahaha, gg ada hubungan&#8217;a yah<br />
begitu banyak nama yang hari ini saia tuliskan disini . semua uda bantuin saia . mulai dari mas zuhud yang ngasii saia kepercayaan, saia terharu banget tadi ma ucapan&#8217;a, mba dyas ma mba tya yang nyupport saia untuk terima job ini, mas sigma yang nyemangatin saia, mas ivan yang nyadarin saia bahwa semua manusia itu berproses, avi yang mau dampingi saia nanti&#8217;a . semua baik banget. . . . b&#8217;untung&#8217;a saia punya kalian hari ini karena hari esok gg pernah pasti . mari kita jalani hari ini seakan besok kita mati dan kita tunggu hari esok supaya bisa menapakkan kaki kita untuk masa depan . semangad ! ! !
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/25/bagaimana-jadia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Denganmu</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/16/denganmu/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/16/denganmu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 21:55:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Kau yang menerangiku ketika gelap merayap<br />
Kau tetap di sampingku saat cinta pergi<br />
Kau mengangkatku saat aku jatuh<br />
Menghapus air mataku saat tangis tak tertahan<br />
<br />
Apa yang bisa kulakukan untukmu ?<br />
Sudahkah aku melakukan hal yang sama ?<br />
Sudahkah aku membalasmu ?<br />
Ini bukan hutang<br />
Ini bukan sesuatu yang bisa dibayar<br />
Tapi takdir<br />
Yang mempertemukan ku denganmu<br />
Dengan sahabatku<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<span style="color: #8080ff;">Untuk sahabatku tercinta yang selama dua tahun menemaniku dan tetap ada sampai saat ini . Love u yank. . Best friend foreva</span> <img src="http://editor.blog.sergio/images/yui-extra/smileys/smiley-embarassed.gif" />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Kau yang menerangiku ketika gelap merayap<br />
Kau tetap di sampingku saat cinta pergi<br />
Kau mengangkatku saat aku jatuh<br />
Menghapus air mataku saat tangis tak tertahan</p>
<p>Apa yang bisa kulakukan untukmu ?<br />
Sudahkah aku melakukan hal yang sama ?<br />
Sudahkah aku membalasmu ?<br />
Ini bukan hutang<br />
Ini bukan sesuatu yang bisa dibayar<br />
Tapi takdir<br />
Yang mempertemukan ku denganmu<br />
Dengan sahabatku</p>
<p><span style="color: #8080ff;">Untuk sahabatku tercinta yang selama dua tahun menemaniku dan tetap ada sampai saat ini . Love u yank. . Best friend foreva</span> <img src="http://editor.blog.sergio/images/yui-extra/smileys/smiley-embarassed.gif" />
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/16/denganmu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sajak kami si gelap mata</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/16/sajak-kami-si-gelap-mata/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/16/sajak-kami-si-gelap-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 21:49:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Aku orang tak punya<br />
Tak punya hati<br />
Tak punya muka<br />
<br />
Aku orang miskin<br />
Miskin jiwa<br />
Miskin cinta<br />
<br />
Apa kabar kalian di bawah sana ?<br />
Ku tak dengar jeritmu<br />
Ku tak dengar tangismu<br />
Kudengar sunyi yang kukarang sendiri<br />
Demi diriku , tak pernah untukmu<br />
Sajak kami sang gelap mata<br />
Miliki milikmu<br />
Akui hakmu wahai saudara bangsaku
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Aku orang tak punya<br />
Tak punya hati<br />
Tak punya muka</p>
<p>Aku orang miskin<br />
Miskin jiwa<br />
Miskin cinta</p>
<p>Apa kabar kalian di bawah sana ?<br />
Ku tak dengar jeritmu<br />
Ku tak dengar tangismu<br />
Kudengar sunyi yang kukarang sendiri<br />
Demi diriku , tak pernah untukmu<br />
Sajak kami sang gelap mata<br />
Miliki milikmu<br />
Akui hakmu wahai saudara bangsaku
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/16/sajak-kami-si-gelap-mata/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyanyian Pena Hitam</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nyanyian-pena-hitam/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nyanyian-pena-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 21:37:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<div style="text-align: center;"><span style="color: #6000bf;">Aku menulis di atas kertas putih</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini hatiku, ini jiwaku, ini teriakanku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah . Rasakan melalui matamu, ujung jarimu</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah suaraku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Penaku menari di atas kertas</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Membuat kebisingan di otakku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Membuat jatuh air mataku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini tulisanku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini suaraku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah nyanyian pena hitam yang tak selalu merdu</span><br /></div>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div style="text-align: center;"><span style="color: #6000bf;">Aku menulis di atas kertas putih</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini hatiku, ini jiwaku, ini teriakanku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah . Rasakan melalui matamu, ujung jarimu</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah suaraku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Penaku menari di atas kertas</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Membuat kebisingan di otakku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Membuat jatuh air mataku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini tulisanku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Ini suaraku</span><br />
<span style="color: #6000bf;">Dengarkanlah nyanyian pena hitam yang tak selalu merdu</span></div>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nyanyian-pena-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>nothing&#8217;s impossible</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nothings-impossible/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nothings-impossible/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 21:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<span style="color: #2d2d2d;">Gw mencoba untuk belajar bahwa tak ada sesuatu yang tak mungkin di dunia ini . Dan semoga gw sukses dalam pembelajaran ini . Susah emang, tapi like i've said, nothing is impossible if you try . Di dunia perkuliahan yang saat ini gw geluti, ternyata ini penting banget . Bukan hanya karena emang gw ternyata gag bakat dalam dunia yang lagi gw pelajari saat ini, tapi juga ketidakmampuan gw untuk nentuin prioritas . Semua harus gw pelajari dari NOL . Gila gag se ? ! Tapi apa mau dikata .<br />
Ternyata emang gw harus tetep belajar biar pun uda segedhe ini . Dari suata kalimat yang gw jadiin judul di atas, gw jadi sadar kalo bukan saatnya untuk terpuruk bahkan saat kita sadar bahwa kita yang paling bodoh di kelas . Bahwa kita tu gag ada kreativitasnya sama sekali . Yang harus kita lakukan, dan di sini gw sebagai pelaku utama sebagai orang yang akan mencoba nglakuin aksi . Bukan aksi turun ke jalan yang sering dilakukan mahasiswa, juga yang gw berharap pingin bisa ikut, tapi suatu tindakan nyata, karena seperti kata pembimbing agama gw di kampus, mbak Renia, apapun yang kita lakukan merupakan sebuah aksi . itu bener banget . loe napas aja itu kan aksi . bukan'a kalo gg napas tu kita gg hidup ? jadi aksi tuh bikind hidup lebih hidup ! Bukan begitu ? ? !<br /></span>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="color: #2d2d2d;">Gw mencoba untuk belajar bahwa tak ada sesuatu yang tak mungkin di dunia ini . Dan semoga gw sukses dalam pembelajaran ini . Susah emang, tapi like i&#8217;ve said, nothing is impossible if you try . Di dunia perkuliahan yang saat ini gw geluti, ternyata ini penting banget . Bukan hanya karena emang gw ternyata gag bakat dalam dunia yang lagi gw pelajari saat ini, tapi juga ketidakmampuan gw untuk nentuin prioritas . Semua harus gw pelajari dari NOL . Gila gag se ? ! Tapi apa mau dikata .<br />
Ternyata emang gw harus tetep belajar biar pun uda segedhe ini . Dari suata kalimat yang gw jadiin judul di atas, gw jadi sadar kalo bukan saatnya untuk terpuruk bahkan saat kita sadar bahwa kita yang paling bodoh di kelas . Bahwa kita tu gag ada kreativitasnya sama sekali . Yang harus kita lakukan, dan di sini gw sebagai pelaku utama sebagai orang yang akan mencoba nglakuin aksi . Bukan aksi turun ke jalan yang sering dilakukan mahasiswa, juga yang gw berharap pingin bisa ikut, tapi suatu tindakan nyata, karena seperti kata pembimbing agama gw di kampus, mbak Renia, apapun yang kita lakukan merupakan sebuah aksi . itu bener banget . loe napas aja itu kan aksi . bukan&#8217;a kalo gg napas tu kita gg hidup ? jadi aksi tuh bikind hidup lebih hidup ! Bukan begitu ? ? !<br /></span>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/16/nothings-impossible/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>for the first time</title>
		<link>http://shasays.blog.com/2008/09/16/for-the-first-time/</link>
		<comments>http://shasays.blog.com/2008/09/16/for-the-first-time/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 18:39:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sha</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Blogging . Untuk pertama kali'a saia menapakkan diri dan menekan tuts" keyboard untuk ngisi blog ini . Hmm, apa se blog itu ? Kalo bwt saia, blog itu untuk nuLis semua yang kita tw . Kenapa saia bilang tw ? karena kalo gg tau kan gg mungkin bisa nuLis . hohoho . maksud saia, ditulis semua yang berupa ide", pengalaman, pemikiran, plus cerita" . Betulkah ini ? Yah, nama'a juga definisi . Di text book aja ada minimal 10 orang yang dengan PeDenya ngasih definisi arti komunikasi ( ilmu yang saat ini saia pelajari ), b'arti sah" sajja kan kalo mau speak up . Karena dengan speak up insyaAllah akan menimbulkan aksi . Karena inilah yang paling penting . Kalo kata teman saia, si ikhsan yang cerewetnya bukan maen, jangan jadi orang yang cuma NATO, No Action Talk Only . Ogah banget kan. . Kaya anggota DPR aja isinya ngomong doank . Ayo kita jadi generasi yang speak up, trus dilanjutin dengan aksi . LET'S TAKE ACTION ! !<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Blogging . Untuk pertama kali&#8217;a saia menapakkan diri dan menekan tuts&#8221; keyboard untuk ngisi blog ini . Hmm, apa se blog itu ? Kalo bwt saia, blog itu untuk nuLis semua yang kita tw . Kenapa saia bilang tw ? karena kalo gg tau kan gg mungkin bisa nuLis . hohoho . maksud saia, ditulis semua yang berupa ide&#8221;, pengalaman, pemikiran, plus cerita&#8221; . Betulkah ini ? Yah, nama&#8217;a juga definisi . Di text book aja ada minimal 10 orang yang dengan PeDenya ngasih definisi arti komunikasi ( ilmu yang saat ini saia pelajari ), b&#8217;arti sah&#8221; sajja kan kalo mau speak up . Karena dengan speak up insyaAllah akan menimbulkan aksi . Karena inilah yang paling penting . Kalo kata teman saia, si ikhsan yang cerewetnya bukan maen, jangan jadi orang yang cuma NATO, No Action Talk Only . Ogah banget kan. . Kaya anggota DPR aja isinya ngomong doank . Ayo kita jadi generasi yang speak up, trus dilanjutin dengan aksi . LET&#8217;S TAKE ACTION ! !
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://shasays.blog.com/2008/09/16/for-the-first-time/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
